Seperti disampaikan Chief Executive Officer Melaka State Development Corporation atau Perdanaan Kemajuan Negeri Melaka (PKNM), Datuk Yusop Bin HJ. Jantan, negara bagian Melaka tengah mengintensifkan pembangunan kawasan industri.
"Kawasan industri murah, ini sudah termasuk infrastruktur. Semua sudah siap. Maka datanglah ke Melaka," katanya dalam pertemuan dengan beberapa pengusaha Indonesia di Oakwood, Jakarta, Rabu (12/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini masih ditambah delapan kawasan industri yang dikreasi oleh swasta, diantaranya DRB-Hicom Pegoh, Taman Tasik Utama, Cheng, Krubong, Jasin, Komposit Batu Berendam, Bukit Rambai Tekno Park, Teo Brothers Industrial Park.
Sebagai contoh Melaka Halal Hub-Serkam, pemerintah menawarkan harga RM 10 atau setara dengan US$ 3,26 per sq foot. Jika dikonversi dalam mata uang rupiah Rp 30.970 per kaki persegi.
"Murah ya, lebih mahal di sini (Indonesia)," tuturnya.
(wep/ang)











































