Kawasan Berikat Bangun Rumah Sakit dan Asrama Buruh Berskala Internasional

Kawasan Berikat Bangun Rumah Sakit dan Asrama Buruh Berskala Internasional

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 24 Sep 2012 11:27 WIB
Kawasan Berikat Bangun Rumah Sakit dan Asrama Buruh Berskala Internasional
Jakarta - PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) ingin menjadikan kawasan industri Cakung, Jakarta Timur menjadi kawasan berikat berkelas internasional.

Setidaknya diperlukan fasilitas asrama dan rumah sakit buruh untuk mendukung sekitar 80.000 pekerja yang berada di kawasan Industri tersebut.

"Persyaratan taraf internasional masih kurang, rumah sakit dan dormitory," kata Dirut KBN Raharjo Arjosiswoyo di Kementrian BUMN Jakarta, Senin (24/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raharjo mengaku ketika fasilitas untuk buruh mendukung, para buruh akan nyaman untuk bekerja dan akhirnya meningkatkan produktifitas. "Bisa kurangi waktu perjalanan, aman, dan transportasi. Para investor terjamin keberadaan buruh," imbuhnya.

Untuk membangun dan mengelola rumah sakit buruh, KBN akan bekerjasama dengan PT Jamsostek, PT Askes, dan PT Pelni. Raharjo mengatakan untuk mendirikan rumah sakit buruh yang ditargetkan beroperasi akhir 2013 ini, diperlukan investasi mencapai Rp 200 miliar. "Investasi RS sekitar Rp 200 miliar," imbuhnya.

Selain dilengkapi dengan fasilitas rumah sakit. KBN juga akan membangun asrama atau dormioty untuk buruh. Tahap awal akan dibangun 1 unit asrama dengan kapasitas maksimal 2000 buruh.

"Kapasitas 4 lantai 2000 maksimal (buruh). Rencana kita bangun 6 unit," tambahnya.

Raharjo menjelaskan untuk membangun 1 buah asrama diperlukan dana sebesar Rp 100 miliar. "2013 sudah mulai. 8 bulan bangun. Akhir tahun jadi," pungkasnya.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads