Bank & Pengembang Properti Kompak Rayu Masyarakat Beli Rumah

Bank & Pengembang Properti Kompak Rayu Masyarakat Beli Rumah

- detikFinance
Kamis, 04 Okt 2012 15:35 WIB
Bank & Pengembang Properti Kompak Rayu Masyarakat Beli Rumah
Jakarta - Pertumbuhan permintaan properti hunian mulai menunjukkan perlambatan. Setidaknya ini yang tergambar dalam survei Cushman & Wakefield sepanjang paruh pertama 2012. Hal ini membuat pengembang dan perbankan berpikir keras untuk kembali meningkatkan transaksi.

Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo menjelaskan, pegembang properti kini cenderung melonggarkan sistem pembayaran, termasuk perpanjangan jangka waktu uang muka, demi pemenuhan aturan Bank Indonesia (BI) terbaru LTV 70%.

"Untuk perumahan baru, pengembang menawarkan DP dengan cicilan yang lebih panjang bisa menjadi enam kali, untuk penuhi DP," kata Arief di kantornya, Jakarta, Kamis (4/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbankan yang biasa rajin mengeluarkan produk KPR juga menurunkan bunga pinjaman, meskipun ini tercatat sebagai bunga promosi. Ia pun meyakini, masyarakat masih cenderung memilih skema pembayaran kredit perbankan dibandingkan dengan tunai bertahap atau pembayaran lunas 100%.

"Meskipun uang muka lebih tinggi untuk rumah dengan luas di atas 70 m2, pembiayaan KPR tetap paling diminati pada seluruh segmen perumahan. Suku bunga KPR pada semester I-2012 relatif stabil dibandingkan dengan semester sebelumnya," tuturnya.

"Peluncuran produk perumahan baru serta berbagai promosi pembiayaan yang ditawarkan pengembang dan bank diharapkan akan mendorong aktivitas penjualan. Apresiasi harga jual yang stabil akan berlanjut hingga akhir 2012," tambahnya.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads