Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo menjelaskan, pegembang properti kini cenderung melonggarkan sistem pembayaran, termasuk perpanjangan jangka waktu uang muka, demi pemenuhan aturan Bank Indonesia (BI) terbaru LTV 70%.
"Untuk perumahan baru, pengembang menawarkan DP dengan cicilan yang lebih panjang bisa menjadi enam kali, untuk penuhi DP," kata Arief di kantornya, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun uang muka lebih tinggi untuk rumah dengan luas di atas 70 m2, pembiayaan KPR tetap paling diminati pada seluruh segmen perumahan. Suku bunga KPR pada semester I-2012 relatif stabil dibandingkan dengan semester sebelumnya," tuturnya.
"Peluncuran produk perumahan baru serta berbagai promosi pembiayaan yang ditawarkan pengembang dan bank diharapkan akan mendorong aktivitas penjualan. Apresiasi harga jual yang stabil akan berlanjut hingga akhir 2012," tambahnya.
(wep/hen)











































