Associate Director Industrial Cushman & Wakefield Wira Agus menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh langkanya pasokan lahan, bukan karena menurunnya investor untuk ekspansi bisnis.
"Keterbatasan pasokan menjadi penyebab penurunan permintaan tanah industri pada triwulan III ini," katanya di kantor Cushman & Wakefield, gedung BEI, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat lahan baru untuk industri hanya tersedia 50 hektar, mencakup dari kawasan industri Bekasi atau Purwakarta. Dengan adanya tambahan ini, total pasokan kumulatif di Jabodetabek menjadi 9.362 hektar.
Kelangkaan lahan industri otomatis menyebabkan peningkatan harga jual. Kenaikan lahan industri tertinggi terjadi di Bekasi.
Harga lahan industri kini berada dikisaran Rp 1.628.000 per m2, atau naik 63% dibandingkan tahun lalu atau 3,6% dari triwulan sebelumnya. Dalam mata uang dollar AS, harga tanah kawasan bertengger pada level US$ 171 per m2, atau mengalami kenaikan 3% dibandingkan triwulan II, atau 54% leih tinggi dari tahun lalu.
(wep/hen)











































