Investor Makin Doyan Beli Apartemen di Depok

Investor Makin Doyan Beli Apartemen di Depok

- detikFinance
Jumat, 09 Nov 2012 14:01 WIB
Investor Makin Doyan Beli Apartemen di Depok
Jakarta - Pertumbuhan apartemen tidak lagi didominasi di pusat kota. Pinggiran Jakarta jadi incaran pengembang untuk membangun hunian vertikal. Alasannya, harga apartemen di jantung kota makin tinggi, sedangkan permintaan apartemen semakin hari semakin tinggi.

Namun alih-alih menjadi tempat tinggal, apartemen pinggiran Jakarta pun jadi bidikan investasi orang yang punya 'duit lebih'. Membeli apartemen sub urban membawa dua keuntungan sekaligus, pertama recurring income melalui pendapatan sewa per bulan/tahun, kedua nilai aset yang semakin tinggi.

Ini menjadi gambaran nyata yang terjadi kini. Contohnya Depok, apartemen di Kota Administrasi selatan Jakarta ini tumbuh subur. Pengembang rajin menawarkan unit apartemen kepada investor, khususnya tipe kecil (studio).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apartemen di Depok bagus, Banyak yang ambil untuk investasi. Di kos-in, karena disini kan banyak mahasiswa," ucap Yuri, tim marketing PT Propindo Sedayu, pengembang apartemen Margonda Residence kepada detikFinance, Jumat (9/11/2012). Apartemen ini berada di Jalan Margonda Raya, tepat disamping deretan kampus Universitas Indonesia (UI) dan dekat dengan Universitas Gunadarma.

Menurut Yuri, pemasaran Margonda Residence kini sudah memasuki tahap IV dengan harga apartemen mulai dari Rp 165 jutaan. "Untuk studio rata-rata paling laku. Sekarang ada unit terkecil 1-bedroom dengan harga sekitar Rp 275 juta sebelum diskon. setelah didiskon bisa Rp 233 juta-an," paparnya.

Pembeli apartemen di Jalan Margonda, Depok memang beragam meski kategori investor mendominasi. Ada pula pembeli yaitu orang tua mahasiswa yang bermaksud menyediakan sang anak tempat tinggal selama mengenyam pendidikan tinggi.

Unit apartemen di Margonda Residence Depok kini memiliki luas 22,45 m2 (semi gross) hingga 46,1 m2 (semi gross). Tentu view alam atau perkotaan serta semakin luas apartemen, harganya makin mahal.

"Tipe yang paling besar kami jual dengan harga sebelum diskon Rp 691,82 juta," paparnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads