Tiga Mal 'Raksasa' Ini Berdiri, Pasokan Ritel Sewa Melesat 11%

Tiga Mal 'Raksasa' Ini Berdiri, Pasokan Ritel Sewa Melesat 11%

- detikFinance
Senin, 12 Nov 2012 11:35 WIB
Tiga Mal Raksasa Ini Berdiri, Pasokan Ritel Sewa Melesat 11%
ilustrasi
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sepanjang triwulan III-2012 ruang ritel sewa (pusat perbelanjaan) di Jakarta bertambah hingga 11,21% dibanding tahun lalu (yoy) atau bertambah 9.2% (qtoq) dibandingkan 3 bulan sebelumnya. Hal ini karena ditopang berdirinya 3 mal 'raksasa' yang dibangun oleh pengembang besar.

"Tambahan pasokan tersebut berasal dari Kota Kasablanka seluas 175.000 m2, diikuti dengan Lippo Kemang 79.000 m2 dan Ancol Beach City Mall 63.000 m2," jelas BI dalam survei terbaru properti komersial dikutip Senin (12/11/2012)

Bertambahnya pasokan ruang ritel yang cukup besar itu secara langsung berdampak pada tingkat serapan ruang ritel selama 3 bulan terakhir. "Tingkat hunian turun dari 93,74% menjadi 91,53%," jelas suvei BI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BI juga mencatat pembanguna mal-mal umumnya mengusung konsep superblok terintegrasi dengan properti lainnya (mixed use) antaralain perkantoran, kondominium.

"Pengembang besar seperti Agung Podomoro dan Agung Sedayu sedang mengembangkan proyek (superblok) yaitu Green Bay Pluit dan Green Lake City," jelas survei tersebut.

Rencananya hingga akhir tahun 2012 pasokan ritel sewa akan bertambah mencapau 272.860 m2.

"Geliat pasokan baru masih akan meningkay pada 2013, diharapkan mencapai 405.178 m2," jelas survei itu.

BI juga mencatat tarif sewa ruang ritel tiga bulan terakhir (triwulan III-2012) meningkat 2,64% (qtoq) atau meningkat 8,44% jika dibandingkan tahun lalu (yoy).

"Peningkatan tarif sewa ini terutama karena penyesuain tarif sewa ritel di Jakarta menjadi Rp 579.966/m2," jelas BI.
(hen/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads