Cucu pendiri grup Lippo Mochtar Riady yaitu Michael Riady sebagai CEO Lippo Malls mengatakan Indonesia Timur menjadi wilayah potensial untuk ekspansi mal di masa mendatang. Hingga kini 31 mal milik Lippo telah berdiri, mulai dari Grand Palladium Medan hingga GTC Makassar.
Michael menargetkan Lippo akan memiliki 50 mal dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Lahan untuk pembangunan mal baru telah dimiliki, hingga pembangunan mal tinggal menunggu waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan, beberapa provinsi yang potensial untuk dibangun lebih banyak mal adalah Palembang dan Bandung. Papua juga menjadi bidikan Lippo.
"Ambon dan Kupang. Papua juga dalam dua sampai tiga tahun ke depan, apabila memungkinkan," jelasnya.
Michael mengaku investasi setiap mal baru berkisar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun. Hingga kini kontribusi usaha pusat belanja mencapai 50% dari pendapatan konsolidasi grup Lippo.
Berikut daftar mal Lippo yang telah dioperasi seperti dikutip dari situs perseroan; Bandung Indah Plaza, Bellanova Country Mall,Binjai Supermall, Cibubur Junction, City Of Tomorrow, Depok Town Square, Ekalokasari Plaza, GTC Makassar, Gajah Mada Plaza, Grand Mall Bekasi, Grand Palladium Medan, Istana Plaza, Kramat Jati Indah Plaza.
Masih terdapat pula Mal Lippo Cikarang, Malang Town Square, Metropolis Town Square, PX Pavilion @ The St. Moritz, Palembang Square, Pejaten Village, Plaza Medan Fair, Plaza Semanggi, Pluit Village, Sun Plaza, Tamini Square, WTC Matahari Serpong.
(wep/hen)











































