Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur PT Peruri Property, Yazi Deswan saat ditemui detikFinance di Kantor Peruri, Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2012).
"Kita berharap kalau sesuai dengan presentasi dari para peseeta akan ada hotel bintang 5 dan bintang 4," ungkap Yazi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apartemen yang diusulkan itu strata title. Dan kita melihat kawasan ini nilainya. Dan bagi Peruri bisa mendapatklan manfaat yang cukup besar," jelasnya.
Nantinya, beberapa bangunan yang saat ini menjadi perkantoran Peruri akan digusur, sementara Gedung Utama Peruri yang saat ini berdiri kokoh di kompleks perkantoran Peruri, rencananya akan dibuat museum dan cagar budaya.
"Nanti kita mendapat sejumlah luas tertentu untuk mendapatkan kantor (di gedung baru)," katanya.
Gedung ini akan dibangun setinggi 400 meter diatas lahan 5,4 hektar. Total investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek besar ini diperkirakan mencapai Rp 3-3,5 triliun.
Saat ini, ada 3 kandidat terkuat calon pembangun menara Peruri ini. Proposal pertama terdiri dari Konsorsium PT AAA Investment, Bukit Uluwatu Villa (BUV), Grage Trimitra Usaha, Casamora Jagkarsa, dan HK Realtindo sebagai co-developer. Proposal kedua adalah sinergi dari PT Wijaya Karya dan PT Benhil Property, sedangkan proposal ketiga ialah PT PP dan PT Trivo Orion Nugraha.
(zul/ang)











































