Bangun Menara 400 Meter, Peruri Tak Mau Saingi Tomy Winata

Bangun Menara 400 Meter, Peruri Tak Mau Saingi Tomy Winata

- detikFinance
Rabu, 19 Des 2012 15:38 WIB
Bangun Menara 400 Meter, Peruri Tak Mau Saingi Tomy Winata
Signature Tower
Jakarta - Perum Peruri melalui anak usahanya PT Peruri Property berencana membangun gedung pencakar langit 400 meter. Perseroan tak mau disandingkan dengan Signature Tower milik Tomy Winata, maupun Pertamina Tower.

Direktur Utama PT Peruri Property, Yazi Deswan mengungkapkan gedung milik perseroan senilai Rp 3-3,5 triliun tidak sebanding dengan gedung-gedung seperti Signature Tower dan Pertamina Tower.

"Kalau Signature Tower itu jadi, itu akan jadi yang tertinggi. Tapi Peruri ini bukan ingin adu tinggi," katanya Yazi kepada detikFinance, di Kantor Peruri, Rabu (19/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengungkapkan, PT Peruri hanya akan memanfaatkan aset potensial di kompleks tanah seluas 5,4 hektar milik perusahaan di jalan Falatehan, Blok M Jakarta Selatan. Selain itu juga, lahan ini akan menjadi ladang pendapatan bagi perusahaan.

"Kita ingin bisnis Peruri, mendapatkan manfaat yang paling besar. Kita ingin memanfaatkan aset, karena ini juga merupakan amanat dari Kementerian BUMN juga," jelasnya.

Gedung ini akan dibangun setinggi 400 meter diatas lahan 5,4 hektar. Total investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek besar ini diperkirakan mencapai Rp 3-3,5 triliun.

Saat ini, ada 3 kandidat terkuat calon pembangun menara Peruri ini. Proposal pertama terdiri dari Konsorsium PT AAA Investment, Bukit Uluwatu Villa (BUV), Grage Trimitra Usaha, Casamora Jagkarsa, dan HK Realtindo sebagai co-developer. Proposal kedua adalah sinergi dari PT Wijaya Karya dan PT Benhil Property, sedangkan proposal ketiga ialah PT PP dan PT Trivo Orion Nugraha.

Ditargetkan gedung ini akan mulai dibangun pada triwulan III-2013, dan akan memakan waktu konstruksi selama 3-5 tahun.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads