"BTN welcome non fixed income," kata Direktur Keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk Saut Pardede di Le Meredian Hotel Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Menurutnya, memang jumlah pemberian kredit hunian kepada masyarakat berpenghasilan tidak tetap tidak signifikan. Namun seiring dengan bisnis KPR tumbuh, pengajuan kredit oleh masyarakat non karyawan pun juga meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Grup pemulung itu bisa sampai Rp 2,5 juta," tuturnya.
Jika ada masyarakat berpenghasilan tidak tetap lain ingin ikut KPR BTN, Saut tentu membuka pintu seluas-luasnya. Namun ia mensyaratkan beberapa hal.
"Mereka harus memiliki pembuktian bahwa mampu melakukan cicilan. Ia bisa dilihat dari saldo tabungan selama beberapa periode. Kita pun melakukan verifikasi di lapangan," tegasnya.
(wep/dru)











































