Deputi bidang Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung mengatakan, pemerintah sedang menjajaki lokasi pembangun rusun lain seperi di wilayah Pasar Minggu dan Stasiun Kereta Api Manggarai.
"Kita juga coba menjajaki lokasi yang lain, seperti di Depo kereta api yang di Manggarai. Ada lagi di Pasar Minggu itu kan ada terminal," ungkap pria yang akrab disapa Paul ini kepada detikFinance di kantornya, Jumat (25/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, lokasi-lokasi ini belum dipastikan dapat dibangun rusun, karena saat ini ruang publik tersebut memiliki peruntukkan yang berbeda yakni pasar dan terminal untuk wilayah Pasar Minggu, dan stasiun kereta api untuk wilayah Manggarai.
Meski demikian, Paul menambahkan, jika rusun jadi dibangun di wilayah tersebut, tidak akan menghilangkan fungsi awal wilayah tersebut.
"Tapi ini baru penjajakan awal, nanti direncanakan fungsinya tetap fungsi campuran, artinya terminal pada lantai 1 dan 2, atasnya hunian (untuk Pasar Minggu)," katanya.
Sedangkan untuk wilayah stasiun Manggarai, usulan awal akan dibangun rusun diatas rel kereta api. "Tadinya memang ada ide untuk membuat hunian diatas rel kereta api," lanjutnya.
Karena masih dalam tahap penjajakan, belum dapat dipastikan berapa tower yang akan dibangun di wilayah tersebut. Namun dipastikan, jika beberapa rencana pembangunan rusun tersebut terealisasi dan pembangunan rusun Pasar Rumput dan bekas Kantor PU Kampung Melayu rampung, Jakarta masih membutuhkan 2000 unit rumah susun untuk dapat menampung ratusan ribu jiwa yang kini tinggal di bantaran Ciliwung.
"Kalau pasar di belakang itu jadi, terminal jadi, depo kereta api jadi masih tetap kurang 2.000 unit," pungkasnya.
(zlf/hen)










































