Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Setyo Maharso mengatakan, saat ini, realisasi dari program rusun 1.000 tower tersebut, baru terealisasi 79 tower. Hal tersebut terhambat karena regulasi.
"Asal regulasinya jelas kita pasti bisa realisasikan, sekarang terhambat kan karena regulasi," tutur Setyo saat dihubungi detikFinance, Rabu (30/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terutama masalah KLB dari 6 menjadi 3. Nah itu kalau dihitung secara bisnis itu rugi. Kita ingin dikembalikan menjadi 6. Agar pengembang bisa membangun,"
Sehingga, Setyo menambahkan dengan diberlakukannya KLB 6 dengan 240 lantai, pengembang sedikitnya dapat memperoleh keuntungan.
"Kalau 24 lantai paling tidak kita bisa mendapatkan dari sisa penjualan. Kalau dihitung secara rumus properti itu nggak masuk, tapi kita punya tanggung jawab membantu pemerintah," katanya.
Dia menargetkan rusunami 1.000 tower ini akan rampung 2 tahun yang akan datang. Dengan catatan, kembali, regulasi yang lama dapat dikembalikan oleh Gubernur Jokowi sekarang.
"Kita yakin kok 2015 targetnya. Pasarnya ada kok, nanti harganya Rp 200 jutaan," pungkasnya.
(zlf/ang)











































