BUMN Pariwisata Ini Rogoh Rp 2,2 Triliun Kembangan Kawasan Mandalika Lombok

BUMN Pariwisata Ini Rogoh Rp 2,2 Triliun Kembangan Kawasan Mandalika Lombok

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 01 Feb 2013 12:56 WIB
BUMN Pariwisata Ini Rogoh Rp 2,2 Triliun Kembangan Kawasan Mandalika Lombok
Nusa Dua - PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) atau Tourism Development Corporation (BTDC) akan mengembangkan kawasan pariwisata eksklusif di Mandalika, Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk pengembangan kawasan pariwisata seluas 1.175 hektar ini, perseroan siap menggelontorkan dana Rp 2,2 triliun.

Direktur Utama BTDC IB Wirajaya menjelaskan dana tersebut akan diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur kawasan seperti air, listrik, saluran limbah, telekomunikasi dan jalan secara bertahap mulai April 2013.

"Pembuatan infrastruktur tahap awal dari 3 tahapan, bulan April mulai jalan. Tahap 1 dibangun 400 hehtar. Kesuluruhan (dana) untuk infrastruktur dasar itu Rp 2,2 triliun," kata Wirajaya di rumah makan bebek bengil kawasan BTDC Nusa Dua Bali, Jumat (1/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pengembangan tahap awal ini, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas hotel berbintang, lapangan golf dan obyek wisata yang dibangun investor.

"Pembuatan infrastruktur dasar awal bulan April sudah mulai jalan. Dan nantinya akan ada hotel dan lapangan golf," tambahnya.

Untuk sumber pendanaan senilai Rp 2,2 triliun. BTDC akan mengeluarkan obligasi secara bertahap.

"Terbitkan obligasi tahap awal Rp 600 miliar. Tahap obligasi ada 3 tahap. Pertama April ini, underwriter Danareksa, Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas. Ini merupakan sinergi BUMN," sebutnya.

Setelah dieksekusi, nantinya kawasan pariwisata Mandalika Lombok dan Nusa Dua Bali akan saling mendukung bisnis pariwisata domestik.

"Lombok dan Bali akan saling mendukung soal budaya, sebagai event based. Tidak (Lombok) akan bersaing dengan Bali. Kawasan kepariwisataan Mandalika potensinya hotel, rekreasi, kawasan hijau," pungkasnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads