Ini Tanggapan Dahlan Soal Pertamina, Peruri & RNI Bangun Gedung Pencakar Langit

Ini Tanggapan Dahlan Soal Pertamina, Peruri & RNI Bangun Gedung Pencakar Langit

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 19 Feb 2013 13:43 WIB
Ini Tanggapan Dahlan Soal Pertamina, Peruri & RNI Bangun Gedung Pencakar Langit
Pertamina Tower
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menanggapi beberapa perusahaan plat merah yang ramai-ramai merencanakan membangun gedung-gedung pencakar langit. Rencananya gedung-gedung tinggi itu akan dibangun di lahan milik masing-masing BUMN tersebut.

Dahlan menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada para BUMN, asalkan memiliki banyak manfaat bagi perusahaan. Ia pun menyetujui pemanfaatan lahan tidak terpakai atau menganggur milik BUMN untuk dibangun gedung pencakar langit.

"Masak aset dibiarkan, tiap tahun bayarin PBB (pajak bumi dan bangunan), harus dijagaian, kalau nggak dijagain diduduki orang, kalau mau diambil sulit," tutur Dahlan di Kantor Pusat Antara Jakarta, Selasa (19/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa BUMN seperti PT Pertamina (Persero), Perum Peruri dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berencana membangun lahan pencakar langit dengan memanfaatkan lahan milik mereka. Namun Dahlan menuturkan, untuk mengurangi biaya pemanfaatan lahan sebaikanya bisa saling sinergi antara BUMN.

"Misal ada satu perusahaan, punya 300 m2, di tengah perumahan. Ada tanah dijadikan untuk tumpukan sampah. Dia harus bayar PBB, harus
bayar PBB. Yang seperti itu boleh dikerjasamakan dengan BUMN lain yang concern ke properti," sebut Dahlan.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads