Hal ini karena lokasi pameran yang menempati area terbuka menggunakan lapangan bola dilanda hujan deras dan banjir yang menyebabkan tanah di sekitar pameran becek.
Berdasarkan pantauan detikFinance di lapangan, lokasi pameran rumah murah itu makin sepi karena hujan deras. Lokasi di ruang terbuka tersebut juga membuat stand-stand para peserta pengembang properti banjir dan basah. Apalagi, lokasi lapangan bola ini tidak seluruhnya ditumbuhi rumput.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak pengunjung maupun panitia yang terpaksa menjinjing sepatu atau sandal untuk bisa terlepas dari 'jebakan' tanah merah. Tak hanya itu, hiburan musik berupa band indie dan komedi putar yang seharusnya sudah diputar terpaksa ditunda akibat hujan deras dan banjir.
Seperti diketahui pameran tersebut berlangsung 13-21 April 2013, di Lapangan Serbaguna Bekasi Timur yang menawarkan harga rumah murah Rp 75-100 Juta/unit.
Pameran ini dibuka setiap hari mulai pukul 9.00 WIB hingga 21.00 WIB, dan bebas biaya masuk alias gratis. Targetnya pameran ini bisa dikunjungi 100 ribu pengunjung selama pameran.
(hen/hen)











































