"Selain di Maja, di Gresik juga tetapi saya lupa luasannya berapa. Sudah dilakukakan feasility study-nya (FS). Skemanya sama dengan Maja melalui donor (bantuan hibah) juga," ungkap Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz saat ditemui detikFinance di Kantor Kemenpera Jakarta, Rabu (24/04/2013).
Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pembina dan Penasehat Real Estate Indonesia (REI) Teguh Satria saat dihubungi detikFinance menuturkan, harus ada perhitungan yang matang Gresik akan dijadikan kota baru seperti Maja. Karena saat ini, Gresik sudah menjadi pusat industrialisasi di Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga berkomentar soal mandeknya pembangunan kota Maja sebagai kota baru. Menurutnya infrastruktur di sana cukup kurang sehingga pengembangan kota Maja tidak bisa jalan sesuai dengan perencanaan.
"Sebetulnya pertama pemerintah harus memperbaiki tata ruang yang jelas di Maja. Asing itu akan masuk jika ada infrastruktur seperti jalur kereta api double track dan jalan tol yang lebih baik. Tol Serpong dan Balaraja harus disinggungkan ke Maja sedikit lagi pengembang pasti cepat membangun kawasan itu," jelasnya.
(wij/dnl)











































