Proyek MRT Dimulai, Harga Tanah di Fatmawati Sudah Tembus Rp 20 Juta/Meter

Proyek MRT Dimulai, Harga Tanah di Fatmawati Sudah Tembus Rp 20 Juta/Meter

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Senin, 06 Mei 2013 18:52 WIB
Proyek MRT Dimulai, Harga Tanah di Fatmawati Sudah Tembus Rp 20 Juta/Meter
Jakarta - Harga tanah di kawasan Lebak Bulus, Fatmawati, Blok A, dan Blok M diprediksi akan mengalami kenaikan karena akan dilalui proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Kawasan-kawasan tersebut sudah memiliki harga tanah cukup tinggi walaupun belum dilalui MRT Jakarta.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, saat ini harga tanah di kawasan itu terus naik. Misalkan saja di daerah Lebak Bulus, harga tanahnya sudah mencapai sekitar Rp 9 juta per meter persegi.

"Harga bervariasi tapi rata-rata Rp 8 juta sampai Rp 9 juta persegi," kata Ali kepada detikFinance, di Jakarta, Senin (6/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk daerah Fatmawati harga tanahnya sudah menembus angka Rp 20 juta per meter persegi. "Kalau Fatmawati ya kisaran harganya Rp 15 juta sampai Rp 20 juta perseginya," kata dia.

Sedangkan untuk kawasan Blok M harga tanahnya sudah di angka Rp 18 juta sampai Rp 20 juta per meter perseginya. Menurutnya, harga tanah di kawasan-kawasan tertentu akan terus mengalami kenaikan sejalan dengan tingginya angka pembangunan properti atau infrastruktur seperti MRT ini.

"Saat ini tanah harganya tinggi. Dua tahun properti naik gila-gilaan mengikuti kenaikan harga properti sehingga patokan harga masih fluktuatif, apalagi ada MRT pasti naik," terangnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads