Hotel-hotel Unik, dari Bangkai Pesawat Hingga Pabrik Bir (1)

Hotel-hotel Unik, dari Bangkai Pesawat Hingga Pabrik Bir (1)

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 21 Mei 2013 10:22 WIB
Hotel-hotel Unik, dari Bangkai Pesawat Hingga Pabrik Bir (1)
Jakarta - Saat bepergian biasanya Anda ingin hotel yang memiliki suasana sama dengan rumah sendiri. Namun, ada kalanya hotel yang tersedia punya suasana yang berbeda.

Ada 10 bangunan yang disulap menjadi hotel. Bangunan ini seperti Asian Hillside, Swedish Peninsula, dan bangunan yang sejarahnya telah ada sejak abad ke 14 dan melibatkan penulis, pebisnis, dan bintang rock. Beberapa bangunan ini diubah layaknya sebuah tempart berlindung selama Perang Dunia ke II.

Dikutip dari CNBC, Selasa (21/5/2013), beberapa hotel unik tidak seperti kebanyakan hotel lain di dunia. Berikut daftarnya.

10. Blow Up Hall 5050

Dulunya: Tempat Pembuatan Bir
Lokasi: Poznan, Polandia
Tarif akhir pekan untuk 2 orang: US$ 153

Blow Up Hall 5050 adalah sebuah penerapan hotel dan karya seni dari sebuah bangunan yang dulunya merupakan pabrik pembuatan bir di abad 19. Tidak ada area resepsi, tidak ada nomor kamar, dan bahkan kunci kamar itu sendiri.

Setiap tamu diberi iPhones untuk menemukan kamarnya menggunakan IT (informasi teknologi) pengenalan teknologi, dan kamar-kamar itu akan merefleksikan sensibilitas hitam dan putih yang merupakan inspirasi dari film tahun 1966 berjudul Blow Up.

9. Neemrana

Dulunya: Istana Pertahanan
Lokasi: Rajasthan, India
Tarif Akhir Pekan untuk 2 orang: US$ 169

Bangunan ini dibuat pada tahun 1464 sebagai istana mewah untuk keturunan Prithviraj Chauhan III, di mana mereka bertahan selama masa penjajahan Inggris. Setelah Raja Rajinder Sing dari Neemrana pindah pada 1947, istana tersebut terbengkalai dan tak berpenghuni.

Hingga kemudian, pada tahun 1986 direstorasi menjadi sebuah hotel. Hotel itu sendiri dibuka pada tahun 1991, dengan 7 sayap dari 12 "lapisan" direstorasi menjadi ruang tamu dengan gaya mulai dari tema Shive hijau hingga Kolonial Perancis. Juga taman gantung, dan spa serta zipline.

8. Clink 78

Dulunya: Gedung Pengadilan
Lokasi: London
Tarif akhir pekan untuk sel tahanan: US$ 75

Charles Dickens pernah bekerja di sini saat dia menulis bukunya Oliver Twist, tapi mungkin lebih penting, dia diadili di pengadilan yang berusia 200 tahun ini karena kasus penembakan merpati berhadiah. Bangunan ini kini menjadi hotel.

Mempertahankan, eksterior bernuansa Victoria dan dinding pengadilan berpanel kayu, tapi jika berorientasi untuk penginapan bagi back packer, interiornya terlalu berwarna-warni. Sekarang, bangunan tersebut bisa dihuni 500 orang, Clink 78 merupakan penginapan yang dilengkapi ruangan berkursi panjang.

Beberapa bagian hotel dengan ruangan pribadi, dengan 6 sel tahanan, juga sebuah bar bernama Clashbar yang keduanya masih dalam keadaan orisinil.

7. Quinta Real Zacatecas

Dulunya: Bullring
Lokasi: Mexico
Tarif akhir pekan untuk 2 orang: US$ 111

Quinta Real dibangun pada abad ke 19, di bekas lokasi arena pertunjukan adu banteng San Pedro, yang mana terkahir digunakan pada tahun 1975. Bekas arena adu banteng tersebut kini menjadi teras kolonial berbatu dan berbunga yang disebut El Ruedo, sedangkan kamar berhadapan dengan teras yang lain beserta air mancur.

6. Mandarin Oriental

Dulunya: Biara dan Gereja
Lokasi: Praha, Republik Ceko
Tarif akhir pekan untuk 2 orang: mulai dari US$ 366

Bekas biara di distri tertua Praha ini, Mal Strana, sekarang menawarkan peningkatan akomodasi lebih dibanding apa yang terjadi pada abad ke 14, di mana bangunan ini dipakai untuk orang-orang yang taat beragama untuk beribadah. Hotel mempertahankan fitur Gothic dan ganjil, dengan langit-langit berkubah di bar dan restoran. Juga spa yang berlokasi di bekas gereja zaman Reinassance, terhubung dengan hotel utama melalui penghubung bawah tanah. Bersambung..
Halaman 2 dari 6
(zlf/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads