Ada 10 bangunan yang disulap menjadi hotel. Bangunan ini seperti Asian Hillside, Swedish Peninsula, dan bangunan yang sejarahnya telah ada sejak abad ke 14 dan melibatkan penulis, pebisnis, dan bintang rock. Beberapa bangunan ini diubah layaknya sebuah tempart berlindung selama Perang Dunia ke II.
Dikutip dari CNBC, Selasa (21/5/2013), beberapa hotel unik tidak seperti kebanyakan hotel lain di dunia. Berikut daftarnya.
5. Four Seasons Hotel Gresham Palace
|
|
Lokasi: Budapest
Tarif akhir pekan untuk 2 orang: US$ 366
Bangunan mewah nan cantik ini telah berdiri sejak 1806, yang dibangun untuk Thomas Gresham sebagai kantor pusat dari perusahaan asuransi jiwa Gresham. Pada masa perang Dunia kedua bangunan ini adalah rumah bagi tentara Soviet, dan pada era komunis, bangunan ini merupakan apartemen.
Setelah bertahun tahun dalam keadaan rusak, hotel ini mengalami restorasi besar-besaran senilai US$ 85 juta, yang mempertahankan fitur khas seperti patung, gelas cupola, mozaik, besi tempa, dan gerbang berbentuk Burung Merak. Hotel ini memiliki 179 kamar, 51 kamar bisa melihat Dnube, sama halnya ruangan rapat dan fasilitas konferensi, spa, butik dan restoran serta lounge.
4. Fabriken Furillen Hotel
|
|
Lokasi: Pulau Gotland, Swedia
Tarif akhir pekan untuk 2 orang: mulai dari US$ 320
Hotel ramah lingkungan ini dulunya merupakan tambang kapur. Dengan tambahan kamar standar, kamar dengna pemandangan laut (seaview), dan kamar untuk keluarga (family studios), butik hotel ini juga memiliki Suite weightmaster, yang kabinnya melihat seluruh bagian hotel dan laut.
3. Hotel Arena
|
|
Location: Amsterdam
Tarif akhir pekan untuk 2 orang: mulai dari US$ 268
Bersebrangan dari namanya, hotel ini bukan bekas arena. Dulunya hotel ini dipakai untuk Rumah St Elisabeth, wanita cacat yang dibuka pada tahun 1889. Selama perang dunia ke 2, bangunan ini merupakan pelindung bagi pengungsi Belgia, kemudian pada tahun 1969 berubah menjadi rumah perawatan.
Setelah pemerintah mengizinkan penghuni liar mengambil alih bangunan tak terurus pada tahun 1982, bangunan itu menjadi penginapan remaja di mana musisi seperti Iggy Pop, dan Oasis pernah bermalam. Pada tahun 2002, setelah renovasi besar-besaran, itu menjadi Hotel Arena, dilengkapi club, dan restoran.
2. Hotel Costa Verde
|
|
Lokasi: Manuel Antonio National Park, Kosta Rika
Tarif akhir pekan: US$ 500
Hotel berbentuk pesawat ini dulunya sebuah bangkai pesawat yang jatuh di hutan, kemudian direnovasi oleh The Others. Pesawat tersebut pernah melayani perjalanan maskapai South Africa Air dan Colombia's Avianca Airlines, tapi sekarang adalah dua kamar tidur spesial, suite dengan 2 kamar mandi dari Hotel Costa Verde, yang memiliki tagline "Still more monkeys than people."
Suite besar ditempatkan bertumpu 50 kaki di udara dengan deck atas di setiap sayap untuk menikmati pemandangan dari taman dan laut, juga kungkang, monyet dan burung kukan di pohon-pohon yang mengelilinginya.
Ada bonusnya, tak jauh dari hotel ini pun ada sebuah tempat makan yang bernama El Avion yang dibuat dari bangkai pesawat bekas Perang Iran, bertengger di sisi tebing di taman yang sama.
1. Het Arresthius
|
|
Lokasi: Roermond, Belanda
Harga Sewa Akhir Pekan: US$ 165
Hotel mewah ini dulu menerapkan pengecekan yang sangat ketat sekali, saat masih berdiri sebagai Gereja. Salah satu dari banyak penjara di dunia yang diubah menjadi hotel.
Penjara ini merumahkan tahanan selama 150 tahun, lalu kosong selama beberapa tahun, dan kembali difungsikan menjadi penjara hingga tahun 2007. Lalu, pembangunan hotel dilakukan, dan mulai dibuka pada tahun 2011.
Sekarang, 105 sel tahanan telah berubah wujud menjadi 40 kamar hotel. Dari semua itu, 24 merupakan kamar standar, 12 mewah atau deluxe, dan 4 merupakan suite bernama "the Director", "the Warden" (Sipir), "the Lawyer" (Pengacara), dan "the Judge."
Dan perlu diingat, ruang terbuka di luar kamar bukanlah lapangan di penjara, melainkan teras, yang mana anda tak bisa membayar semua hal dengan rokok.
Halaman 2 dari 6











































