"Untuk kredit KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) untuk flat atau apartemen tipe 22-70 meter persegi itu pertumbuhannya 83,8% per April, sedangkan Maret hanya 79,6%," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat konferensi persnya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/6/2013).
Hal yang sama pun terjadi untuk kredit properti residensial landed house (rumah tapak) untuk KPR tipe 70 meter persegi pertumbuhannya naik menjadi 45,1% di bulan April 2013 atau lebih tinggi dari bulan Maret yang hanya 39,8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk pertumbuhan kredit flat apartemen di atas 70 meter persegi per April 2013 tercatat naik menjadi 71,4% dari sebelumnya 70,4%.
"Ini kenapa kita sampaikan kita terus mencermati pertumbuhan kredit di sektor-sektor properti, kenapa sangat tinggi tentu saja memang pertumbuhan kredit di sektor properti sedang bullish," kata Perry.
BI mengkategorikan properti residensial dari beberapa kategori untuk katagori rumah menengah adalah rumah dengan luas bangunan 80-150 m2, rumah besar dengan luas di atas 150 m2. Sedangkan dengan tipe kecil, ukuran 70 m2 ke bawah masuk kategori tipe kecil.
(hen/hen)











































