7,9 Juta Rumah di Indonesia Tak Layak Huni

7,9 Juta Rumah di Indonesia Tak Layak Huni

- detikFinance
Kamis, 13 Jun 2013 17:57 WIB
 7,9 Juta Rumah di Indonesia Tak Layak Huni
ilustrasi
Jakarta - Setidaknya ada 7,9 juta unit rumah di seluruh Indonesia tidak layak huni yang hingga kini belum tersentuh perbaikan dari pemerintah. Masalah ini memperpanjang daftar kekurangan pasokan (backlog) rumah di Indonesia yang hingga kini mencapai 13,6 juta unit.

"Rumah tidak layak itu sekitar 7,9 juta, terbanyak di Jawa Timur, di Brebes," kata Deputi bidang Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat, Jamil Ansari saat ditemui di acara Diskusi "Pengalihan Subsidi BBM untuk Program Perumahan MBR yang Lebih Tepat Sasaran" di Hotel Ambara, Blok M, Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Jamil menerangkan, rumah tidak layak huni ialah rumah yang masih beratapkan daun, bukan asbes ataupun genting, dan belum memiliki tembok beton. Selain itu, masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di rumah ini terpaksa harus tidur di atas tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kemarin ke Brebes, kasihan mereka tidur di atas tanah," lanjutnya.

Pemerintah sendiri menargetkan, akan bisa menutupi atau memperbaiki rumah tidak layak huni tersebut dengan program rumah swadaya atau bedah rumah. Hingga akhir tahun 2012 lalu, sebanyak 750.000 rumah telah ditangani dengan pemberian bantuan sebesar Rp 7,5 juta per unit rumah.

"Jika diberikan (penugasan untuk menangani) 400-500 ribu rumah tiap tahunnya, pada tahun 2025 mungkin rumah tidak layak sebanyak 7,9 juta rumah bisa diselesaikan," katanya.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads