"Lahan kita sudah mau habis. Hanya ada di Bekasi, Cengkareng dan Pulogebang Jakarta Timur," ungkap Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto saat berbincang dengan detikFinance di Rusunami Grand Center Point Bekasi Jawa Barat, Rabu (19/6/2013).
Perumnas hanya mempunyai sedikit lahan di Bekasi Jawa Barat. Total lahan Perumnas di Bekasi hanya menyisakan 15 hektar. Nantinya Perumnas akan membangun hunian rusunami dan landed house di areal 15 hektar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di Cengkareng Jakarta Barat dan Pulogebang Jakarta Timur, Perumnas hanya mempunyai luas areal masing-masing 30 hektar. Nantinya di dua kawasan ini akan dibangun puluhan tower rusunami.
"Di Cengkareng kita punya 30 hektar dan tahap pertama kita akan bangun 12 tower rusunami di sana. Sedangkan kita punya 30 hektar di Sentra Timur dan kita akan bangun kembali 5 tower rusunami," katanya.
Ia mengeluhkan tingginya harga tanah khususnya di Kawasan Ibukota Jakarta. Namun pihaknya akan menjajaki kerjasama dengan BUMN lain dan Pemprov DKI Jakarta untuk mendapatkan tanah dan mendirikan rusunami.
"Kita saat ini sedang melakukan kerjasama dengan BUMN dan Pemprov DKI Jakarta diantaranya peremajaan rusun dan penataan kembali kawasan kumuh dan padat penduduk," jelasnya.
(wij/hen)











































