Local Director Research Jones Lang Lasalle Anton Sitorus mengungkapkan apartemen kelas lower middle di Jakarta pada tahun 2007 hanya dibanderol Rp 5 juta per meter persegi, di tahun 2013 ini bisa mencapai Rp 11 juta per meter persegi.
"Middle (menengah) Rp 9 juta, sekarang sudah mencapai Rp 20 juta meter persegi," kata Anton kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Tugu Tani Jakarta, Rabu (10/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski harganya terus melonjak, permintaan terhadap apartemen terus naik. Anton melakukan survei untuk peningkatan penjualan apartemen di Jakarta. Hingga akhir tahun 2013 ini, diperkirakan penjualan properti ini akan mencapai 14.000 unit.
"Semester pertama kondominium high rise residential strata tingkat penjualannya 8.000 unit. Tahun lalu, total penjualannya sekitar 12.500, kalau dilihat dengan tahun lalu, tahun ini itu sudah melebihi separuhnya tahun lalu. Padahal tahun lalu itu tingkat penjualan tertinggi sepanjang sejarah," katanya.
Anton memperkirakan berdasarkan surveinya, penjualan akan mencapai 14.000 unit, lebih tinggi dari tahun lalu. "Tahun ini perkiraan kita sampai akhir tahun bisa saja melonjak sampai 14.000. Kami perkirakan tahun lalu itu peak-nya," katanya.
(zul/hen)











































