Nantinya, di kawasan kota mandiri ini akan berdiri kondotel, apartemen, perkantoran, dan mal. Pembangunan kota mandiri itu dilakukan untuk mendukung salah satu bisnis properti perusahaan.
Pembangunan ini akan dimulai pada tahun depan dan diperkirakan akan selesai secara keseluruhan dalam 10 tahun mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan bangun kota mandiri. Tahap pertama kondotel. Tanahnya Rp 6 juta per meter persegi, luasnya 600 ribu meter, tinggal kalikan saja," kata Alim saat pencatatan perdana sahamnya, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (11/7/2013).
Dia menjelaskan, sebagai perusahaan besar, pihaknya dituntut terus melakukan ekspansi bisnis di segala bidang baik bisnis inti maupun anak perusahaan.
"Kita kan perusahaan terbuka, yang juga besar, jadi dituntut ekspansi tiap tahun, tiap bulan," ujarnya.
Namun, dia belum mau menyebutkan secara detil keseluruhan rencana ekspansi bisnisnya itu. "Rinciannya nanti ya bertahap. Sekarang tahap awal dulu kondotel," kata dia.
(dnl/dnl)











































