Unik! Menara Pencakar Langit Ini Terbuat dari Kayu

Unik! Menara Pencakar Langit Ini Terbuat dari Kayu

- detikFinance
Selasa, 30 Jul 2013 11:32 WIB
Unik! Menara Pencakar Langit Ini Terbuat dari Kayu
Foto: ArchDaily
Jakarta - Sudah banyak gedung pencakar langit di dunia yang konstruksinya terbuat dari beton dan baja. Tapi, apa jadinya jika ada menara pencakar langit terbuat dari kayu? Mustahil? Tidak juga.

HSB Stockholm menggelar kompetisi arsitektur 2023 soal pembangunan gedung yang bisa menjadi ikon baru di kota tersebut dalam waktu sepuluh tahun mendatang. Ada salah satu peserta yang ikut kompetisi dengan desain gedung yang unik.

Seperti dikutip dari ArchDaily, Selasa (30/7/2013), biro arsitek Berg | C.F. MΓΈller Architects mengusulkan membangun sebuah gedung pencakar langit 34 lantai di tiga titik sekitar pusat kota Stockholm.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biro arsitek itu berniat mengajak arsitek Dinell Johansson dan biro konsultan TyrΓ©ns dalam pembangunan menara kayu tersebut.

Rencananya, menara tersebut akan digunakan seluruhnya untuk residensial alias rumah tinggal. Seluruh konstruksi gedung ini akan terbuat dari kayu yang fondasi bawahnya dipadatkan oleh semen. Yuk, lihat penampakannya di sini.

1. Bahan Dasar Alami

Kayu merupakan bahan dasar gedung yang paling alamiah. Produksi kayu tidak merusak lingkungan dan bisa menyerap CO2.

Selain itu, kayu juga lebih ringan dari bahan dasar bangunan lain tapi punya kekuatan yang hampir sama kuat. Saat ini, banyak arsitek memilih kayu untuk bahan di dalam ruangan, namun berbeda dengan para tim arsitek ini yang memilih untuk menjadikannya bahan konstruksi dan luar ruang.

Seluruh pilar penyangga di menara usulan Berg | C.F. MΓΈller ini juga terbuat dari kayu keras. Di dalam apartemen, semua dinding, langit-langit dan kusen jendela juga seluruhnya terbuat dari kayu.

2. Ramah Lingkungan

Foto: ArchDaily
Bangunan ramah lingkungan jadi tujuan utama pembangunan menara ini. Setiap apartemen akan dilengkapi dengan jendela kaca yang lebar sehingga bisa memungkinkan matahari masuk dengan leluasa. Dengan demikian si pemilik apartemen tidak perlu menyalakan lampu siang hari.

Bagaimana dengan pendingan ruangan alias AC? Bukankah akan terasa panas jika matahari masuk secara langsung? Tim arsitek ini menyatakan matahari tidak akan membuat ruangan terasa panas karena gedung ini terbuat dari kayu dan bukan beton.

Hebatnya lagi, gedung ini berencana memasang panel surya di bagian paling atas sehingga tidak perlu mengandalkan listrik dari pihak ketiga. Listrik akan langsung dihasilkan oleh pembangkit tenaga matahari.

3. Fasilitas Lengkap

Foto: ArchDaily
Tidak hanya jadi hunian, gedung ini juga punya fasilitas pendukung yang lengkap. Pada bagian bawah akan dibangun aneka kedai dan tempat bermain anak-anak. Selain itu, ada juga supermarket, sasana olahraga dan tempat parkir sepeda.

Taman di bagian bawah juga memungkinkan warga berjalan-jalan dengan leluasa atau sekedar bersantai menikmati udara segar.
Halaman 2 dari 4
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads