Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, pertumbuhan properti di Indonesia khususnya Jakarta terus melambung. Hal ini sudah mendekati kondisi bubble.
"Ini sudah mendekati bubble karena kenaikan tiga tahun terakhir yang drastis," kata Aidil saat acara Seminar dengan tema 'Kiat Investasi Cerdas di Tengah Turbulensi Ekonomi', di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, dengan kenaikan suku bunga kredit perbankan, maka akan berdampak pada berkurangnya permintaan terhadap kredit properti. "Suku bunga naik ini akan berkurangnya permintaan properti dan kredit properti, akan banyak spekulasi kredit," katanya.
Menurutnya, untuk saat ini investor disarankan untuk menahan dulu investasi di properti dan lebih memperhatikan kondisi portofolio keuangan. "Orang bisa menahan dulu beli properti. Tahan dulu beli properti. Buat yang uangnya pas-pasan ada bagusnya coba hold dulu. Cek komposisi portofolio kita," kata Aidil.
(drk/hen)










































