"Kalau dolar ini kan sifatnya sementara. Sedikit lagi kan juga kembali normal, yang berpengaruh itu BBM sebetulnya. Kenaikan harga BBM itu mendongkrak bahan-bahan bangunan, nah itu yang harus disesuaikan. Tapi tidak semua tempat perlu penyesuaian," ujar Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz di Pondok Pesantren Universitas Saint Al Quran (UNSIQ), Kalibeber, Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2013).
Djan mengatakan, Kemenpera pernah membuat pameran perumahan di sepuluh kota baru-baru ini dan harga properti masih sama. Selain itu, tingkat penjualan tetap tinggi, meskipun dolar sedang melonjak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun harga properti masih menggunakan harga lama, Djan mengatakan, penjualan rumah saat ini masih menguntungkan. "Tapi kalau dari dolar nggak, ini kan cuma efek sementara, dan ini bisa segera diatasi oleh pemerintah," tegas Djan.
(fan/dnl)











































