Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Yonathan Pasodung mengungkapkan, 100 tower tersebut akan dibangun dengan menggunakan precast yang masuk kategori beton tahan gempa. Jakarta digolongkan masuk kategori ke-3 kawasan gempa, atau rawan dalam keadaan sedang.
"Tahun 2014 akan dibangun 100 blok rusun 6 lantai di seputaran Jakarta. Jaktim, Jakbar, Jaksel, Jakut dan Jakpus," kata Yonathan saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (11/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, rusun ini khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah. Syaratnya hanya 3, yakni memiliki KTP Jakarta, Kartu Keluarga, dan surat rekomendasi dari pemerintah daerah setempat dalam hal ini lurah dan camat.
"Juga kalau ada tiba-tiba yang menjadi korban kebakaran dan normalisasi kali, waduk itu bisa menghuni," katanya.
Tarif sewa untuk rusun ini bermacam-macam. Tergantung berada di lantai berapa para penyewa menghuni rusun yang nilai anggarannya mencapai Rp 20-22 miliar tersebut.
"Paling murah Rp 150 ribu, macam-macam itu, itu belum termasuk listrik. Listrik kan tergantung pemakaian," tutupnya.
(zlf/dru)











































