Bos BTN: Kalau Disuruh Bayar Uang Muka Besar, Kapan Punya Rumahnya?

Bos BTN: Kalau Disuruh Bayar Uang Muka Besar, Kapan Punya Rumahnya?

- detikFinance
Kamis, 19 Sep 2013 13:55 WIB
Bos BTN: Kalau Disuruh Bayar Uang Muka Besar, Kapan Punya Rumahnya?
Jakarta - Selain pemerintah yang mengusulkan kredit rumah tanpa uang muka, pengembang mengusulkan kredit rumah bersubsidi untuk masyarakat miskin dengan uang muka Rp 1 juta. PT Bank Tabungan Negara Tbk sebagai penyalur KPR paling dominan menyambut baik usulan ini.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, pihaknya sedang berdiskusi mengenai hal ini dengan pihak regulator Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan lain.

"Ini yang kita bicarakan dengan regulator, BI maksudnya. Jangan sampai bahwa kita tidak ada program rumah murah, ini kesempatan yang baik," katanya di acara Rakerda REI Jakarta di Bidakara, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maryono beralasan, harga tanah di seluruh daerah cenderung akan naik terus. Hal tersebut membuat masyarakat berpenghasilan rendah akan semakin kesulitan mendapatkan rumah jika harganya terus melambung.

"Kan begini harga tanah sudah mahal padahal rumah murah bagi golongan-golongan menengah ke bawah ini yang dia sangat membutuhkan, kalau dia disuruh bayar uang muka yang besar kapan dia belinya?" ujar Maryono.

Pada intinya, Maryono menyambut baik hal ini, demi mengurangi tingka kurang pasokan rumah (backlog) yang mencapai 15 juta rumah di Indonesia.

"Ini bagaimana kita mengukur waktu suatu kecepatan. Dia mau punya rumah apa tidak?" ucapnya.

(zul/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads