"Bailley’s Lagoon menjawab kebutuhan masyarakat kelas menengah ke atas akan hunian yang memadukan gaya hidup, privasi, prestis dan kelengkap berbagai fasilitas penunjang," kata Presiden Direktur BUN, Dedi Setiadi dalam keterangan tertulisya, Minggu (20/10/2013).
Menurutnya Apartemen Bailey's Lagoon terletak di daerah strategis Ciputat, Selatan Jakarta. Jaraknya hanya hitungan menit menuju fasilitas-fasilitas transportasi publik, 10 menit ke Terminal Lebak Bulus, 15 menit menuju menuju Tol TB. Simatupang dan 45 menit ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Bailey's Lagoon dirancang dengan konsep hunian terpadu yang terdiri dari apartemen, town house dan komersial ruko, rukan dan pusat kuliner, dalam lingkungan hunian yang hijau, asri dan nyaman. Apartemen yang sengaja didedikasikan untuk pasangan dan keluarga muda ini mengusung tema resor khas gaya Lagoon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, CEO Gapura Prima Rudy Margono menegaskan Apartemen Bailey's Lagoon merupakan tawaran investasi menarik dengan potensi keuntungan menjanjikan dengan harga terendah di bawah Rp 200 juta.
"Harganya yang kompetitif, masih di bawah Rp 165 jutaan, sangat berpotensi meningkat 20 persen per tahun seiring dengan progres pembangunan," kata Rudy.
Bailey's Lagoon ditawarkan dengan harga Rp 165 jutaan hingga Rp 800 jutaan per unitnya dengan ukurannya yang sesuai dengan kebutuhan pasangan dan keluarga muda agar mereka bisa beraktivitas di dalamnya dengan sangat efektif dan nyaman.
Proyek apartemen ini menelan Rp 300 miliar dan dilakukan akhir tahun ini ditargetkan rampung pada 2015 mendatang dengan serah terima secara bertahap.
"Pasokan hunian vertikal di kawasan Selatan Jakarta, masih terbatas. Kalau pun ada, harganya sudah melambung tinggi. Karena itu kami menyediakan Bailey’s Lagoon sebagai hunian bagi karyawan yang berkantor di sekitar Simatupang, Pondok Indah, dan Kuningan dengan harga yang terjangkau," kata Rudy.
(zul/hen)











































