Iwan Sunito, CEO dan pemilik dari Crown International Holdings Group, sebuah perusahaan properti yang berbasis di Sydney, Australia berencana membangun empat proyek properti residensial dan pusat perbelanjaan di Sydney dengan total Rp 15 triliun tahun depan.
Pria kelahiran Pangkalan Bun ini berambisi menjadikan Crown sebagai perusahaan properti terbesar di negeri kanguru. Saat ini proyek-proyek properti yang digarap Iwan lewat Crown mencapai hampir Rp 30 triliun.
"Tahun depan kami akan membangun 4 proyek besar senilai sekitar Rp 15,5 triliun," cetus Iwan di Swisshotel, Sydney, Rabu (23/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Sydney akan ada pembangunan berskala besar yang dilakukan. Seperti pembangunan exhibition center terbesar di Australia. Lalu pemerintah di sini juga akan membangun infrastruktur dengan alokasi dana AUD 2 miliar," papar Iwan bersemangat.
Selain itu, lanjut Iwan, di Sydney juga tengah dibangun kasino besar senilai AUD 1,4 miliar.
"Dulu Singapura setelah dibangun kasino, ekonominya terdorong. Saya rasa di sini juga akan sama," lanjut Iwan.
Selain itu, prospek bisnis properti juga masih akan tumbuh pesat di Australia karena faktor ekonomi makro yang mendukung.
"Daya beli di Australia tinggi dengan pendapatan perkapita di atas AUD 10 ribu per orang, selain itu inflasi hanya sekitar 2%," lanjutnya.
(dnl/ang)










































