Laba Perusahaan Properti Makin Melejit

Laba Perusahaan Properti Makin Melejit

- detikFinance
Senin, 04 Nov 2013 14:12 WIB
Laba Perusahaan Properti Makin Melejit
Jakarta -

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)

Perseroan membukukan laba bersih Rp 895 miliar di triwulan III-2013 atau lebih tinggi 52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 590 miliar, sedangkan pendapatan perseroan mencapai Rp 2,315 triliun atau tumbuh 44% dibandingkan triwulan III 2012.

Pendapatan perseoran terus tumbuh ditopang tingginya okupansi pusat-pusat perbelanjaan Kota Kasablanka yang baru beroperasi 1 tahun telah berhasil mencapai okupansi 94%.

Gandaria City dan Tunjungan Plaza menikmati okupansi masing-masing 98% dan 99%. Komposisi pendapatan PWON sampai dengan triwulan III 2013 sebesar 45% recurring revenue dan 55% development revenue.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

Perseroan membukukan laba bersih Rp 438,47 miliar periode Januari-September 2013. Laba ini naik 39,91% dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 313,39 miliar.

Kenaikan laba ini juga diikuti kenaikan penjualan bersih yang naik 24,11% menjadi Rp 7,91 triliun hingga kuartal ketiga 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 6,37 triliun.

PT Adhi Karya Tbk (ADHI)

Perseroan mencatatkan laba bersih Rp 180,407 miliar pada triwulan III-2013. Laba ini melesat 104,25% jika dibandingkan perolehan laba periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 88,812 miliar

Pendapatan usaha juga meningkat 58,58% dari Rp 3,566 triliun menjadi Rp 5,655 triliun. Seiring dengan naiknya pendapatan, beban pokok pun melonjak 60,74% menjadi Rp 5,110 triliun.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Perseroan mencatatkan kenaikan laba sebesar 14,99% menjadi Rp 118,14 miliar hingga September 2013. Pendapatan perseroan naik 9,5% menjadi Rp 5,14 triliun dari periode sama tahun 2012 Rp 4,7 triliun.

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Perseroan mencatat laba bersih Rp 702,9 miliar di akhir September 2013, naik 94% dari tahun sebelumnya senilai Rp 361,3 miliar.

Perseroan mencatat marketing sales sebesar Rp 7,4 triliun atau naik 51% dari sebelumnya sebesar Rp 4,9 triliun. Penjualan tersebut sudah mencapai 74% dari target sepanjang tahun ini yang telah ditetapkan sebesar Rp 10,1 triliun.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 3,8 triliun atau naik 72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 yaitu Rp 2,2 triliun. Hal ini disebabkan oleh kenaikan penjualan residensial sebesar 83% dari tahun sebelumnya Rp 1,8 triliun menjadi Rp 3,3 triliun.

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)

Perseroan mencatat kenaikan laba bersih 11,78% per September 2013 menjadi Rp 150,62 miliar atau Rp 44,17 per saham jika dibandingkan dengan laba bersih Rp 134,74 miliar atau Rp 39,51 per saham.

Pendapatan usaha naik jadi Rp 1,74 triliun dari pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp 1,37 triliun dan beban pokok naik jadi Rp 1,41 triliun dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp 1,11 triliun.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Laba bersih perseroan naik 24% menjadi Rp 913 miliar pada Januari-September 2013. pendapatan LPKR untuk sembilan bulan pertama 2013 meningkat 25% menjadi Rp 4,78 triliun, dari Rp 3,82 triliun periode sama tahun 2012.

Peningkatan pendapatan terbesar berasal dari Divisi Healthcare, yang naik 47% dari Rp 1,25 triliun menjadi Rp 1,83 triliun.

PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA)

Perseroan dan anak usahanya melaporkan laba bersih Rp 99,7 miliar hingga triwulan III-2013, tumbuh 264% dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp Rp 27,3 miliar.

Sepanjang sembilan bulan di 2013, Gapuraprima membukukan pendapatan Rp 404,7 miliar, meningkat sebesar 81% dibanding periode yang sama tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp Rp 223,6 miliar.

Tahun ini, perseroan berencana membangun beberapa proyek barunya, seperti Diamond City-Cipayung di areal seluas 3,48 ha, Graha Azura MT Haryono Jakarta Selatan seluas 0,37 ha, Ciawi Superblok (Ciawi) seluas 2,5 ha dan proyek Cengkareng.
Halaman 2 dari 9
(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads