Bakrieland Bangun Apartemen dan Hotel Rp 200 Miliar di Yogyakarta

Bakrieland Bangun Apartemen dan Hotel Rp 200 Miliar di Yogyakarta

Zulfi Suhendra - detikFinance
Jumat, 08 Nov 2013 12:04 WIB
Bakrieland Bangun Apartemen dan Hotel Rp 200 Miliar di Yogyakarta
Jakarta - PT Bakrieland Development melalui anak usahanya PT Graha Multi Insani meluncurkan proyek apartemen Hadiningrat Terrace juga hotel bintang 3 di Yogyakarta. Proyek ini menelan investasi Rp 200 miliar.

Meskipun kini Bakrieland sedang bermasalah soal jatuh tempo utang obligasi yang mencapai Rp 1,5 triliun kepada Bank of New York. Perseroan sedang mengakselerasi bisnisnya di sektor properti, salah satunya dengan 2 proyek di Yogyakarta.

"Nggak ada masalah, duit itu kan kita bagi bagi peruntukannya, ada yang untuk bayar utang ada yang untuk usaha," kata Direktur Bakrieland Development Agus J Alwie saat ditemui di acara Launching Hadiningrat Terrace di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (8/11//2103).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, CEO Graha Multi Insani Wawan Guratmno menyebutkan, termasuk pembangunan hotel dan pembelian lahan, investasi yang dikeluarkan untuk membangun proyek ini mencapai Rp 200 miliar. Dana tersebut berasal dari ekuitas perusahaan dan pinjaman perbankan.

"Kita harapkan 50% dari bank dan 50% dari kita," tambahnya.

Apartemen akan dijual dengan kisaran harga Rp 450-850 juta dan akan mulai diserahterimakan pada akhir tahun 2014. Sedangkan hotel bintang 3 yang juga sedang dikembangkan akan bertarif Rp 350-500 ribu per malam dan akan beroperasi pada pertengahan tahuun 2015.

Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 3.000 meter persegi dan menawarkan beberapa tipe apartemen. Di antaranya tipe studio sebanyak 176 unit, dan tipe 2 kamar sebanyak 96 unit. Selain apartemen, akan dikembangkan juga hotel bintang 3 sebanyak 112 unit kamar.

Apartemen ini akan mulai dipasarkan pada 9-10 November 2013. Pada tanggal 9 November 2013, mulai pukul 08.00 harga jual perdana akan diluncurkan serentak di Jakarta dan Yogyakarta.

Harga khusus akan ditawarkan 20 unit pertama. Pasar yang dibidik adalah pasar memengah ke atas seperti eksekutif muda, dosen, atau mahasiswa karena letaknya di sekitar kampus Universitas Gajah Mada.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads