Meski Terlilit Utang, Bakrieland Berencana Bangun Kawasan Mirip BSD

Meski Terlilit Utang, Bakrieland Berencana Bangun Kawasan Mirip BSD

Zulfi Suhendra - detikFinance
Jumat, 08 Nov 2013 13:29 WIB
Meski Terlilit Utang, Bakrieland Berencana Bangun Kawasan Mirip BSD
Jakarta - PT Bakrieland Development akan terus ekspansif menjalankan usaha khususnya fokus di sektor properti. Perseroan beberapa tahun ke depan menyiapkan beberapa proyek walaupun kini perseroan masih terlilit utang termasuk kepada Bank of New York.

Perseroan berencana menyiapkan proyek besar township di Sidoardjo, Jawa Timur mirip pengembangan BSD di Serpong, Tangerang.

Direktur PT Bakrieland Development Agus J Alwie mengatakan, pada periode 2012-2013, Bakrieland mulai meninggalkan bisnis-bisnis non properti seperti jalan tol. Sehingga ke depannya akan lebih fokus ke sektor bisnis properti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 2012-2013 kita lepas proyek non properti kita seperti jalan tol dan kita jual aset itu lalu beli tanah yang baru, untuk sektor properti," kata Agus saat ditemui di sela acara Launching Haddiningrat Terrace di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Ia optimistis sektor properti di Indonesia akan terus berkembang, meski beberapa pengamat mengatakan pertumbuhan properti akan sedikit melambat dalam beberapa tahun ke depan.

"Market daripada properti itu lokal, penduduk kita 240 juta orang, separuhnya adalah kelas menengah sehingga masih besar sekali pasarnya. Fokusnya nanti bisa lebih ke sana," papar Agus.

Beberapa proyek properti yang sedang akan dikembangkan oleh Bakrieland tersebar di beberapa kota di Indonesia diantaranya adalah pembangunan proyek 3 tower apartemen dan juga perumahan di kawasan Jakarta timur bersama Perum Perumnas.

Selain itu, ada proyek apartemen dan hotel di Yogyakarta, proyek taman bermain yang disebut Jungle Fast di Bogor Nirwana Residence, dan yang paling besar adalah sebuah proyek township di Sidoardjo Jawa timur yang dibangun di atas lahan 500 hektar.

Pembangunan township tersebut akan dikerjakan bertahap dan dibagi menjadi 2 lokasi. Lokasi pertama akan dibangun di dekat pantai dengan lahan 280 hektar, dan lokasi kedua dibangun di dekat jalan tol menuju Malang perkotaan di atas lahan 220 hektar.

Proyek tersebut mencakup pembangunan perumahan, perkantoran, taman bermain, area komersil, dan proyek properti lainnya lengkap dengan infrastrukturnya.

"Itu bertahap pembangunannya, besar sekali soalnya. Tahap awal mungkin Rp 300 miliar untuk pembangunan infrastrukturnya. Nanti seperti Bintaro atau BSD (Bumi Serpong Damai)," katanya.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads