Curhatan Pengusaha Properti: Pemerintah Hanya Pikirkan Mobil Murah

Curhatan Pengusaha Properti: Pemerintah Hanya Pikirkan Mobil Murah

- detikFinance
Senin, 25 Nov 2013 19:21 WIB
Curhatan Pengusaha Properti: Pemerintah Hanya Pikirkan Mobil Murah
Jakarta - Pengembang properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) mengeluhkan soal kebijakan pemerintah yang hanya memikirkan pengembangan mobil murah. Pemerintah mengesampingkan kebutuhan masyarakat terkait rumah murah.

"Pak Jokowi akan membangun rusun seberapa banyak pun akan diserap karena akan semakin banyak orang berdatangan ke Jakarta, urbanisasi tinggi. Dikaitkan dengan mobil murah, seberapa luas Pak Jokowi bikin taman, karena mobilnya lebih murah, orang akan beli mobil murah terus tidur di taman Jokowi," ujar Ketua Umum REI‬β€ͺ Setyo Maharso saat ditemui di acara Musyawarah Nasional Real Estate Indonesia 2013 di Hotel Gran Melia Jakarta, Senin (25/11/2013).

Setyo menegaskan, saat ini para pengembang properti mengalami 3 pukulan telak dalam mengembangkan bisnisnya. Hal itu yang menjadi hambatan para pengembang untuk bisa meningkatkan usahanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di akhir jabatan saya, kalau bicara ring tinju kita dapat 3 pukulan. Satu surat edaran BI tentang larangan KPR inden. Kedua BI Rate. Kemudian surat edaran dari dirjen pajak.‬β€ͺ Ini sangat menggelisahkan. Kami sudah bertemu dengan dirjen pajak agar fasilitasi. Yang tidak ada jangan dibikin ada," jelasnya.

Terkait hal itu, kata Setyo, pemerintah perlu mendukung dan melakukan tindakan nyata dalam membantu pertumbuhan perumahan murah bagi masyarakat.

"Tentunya kita punya kesempatan. Backlog 15 juta. Ini merupakan pasar. Di mana tiap tahun pertumbuhan kebutuhan sekitar 800 ribu unit. Yang bisa REI bangun 247 ribu. Artinya backlog akan semakin bertambah manakala pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan yang pro pasar pertumbuhan," tandasnya.

(drk/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads