"Komponen seperti besi itu tidak bisa dihindarkan, sehingga akan naik. Kenaikan harga itu akan mendongkrak harga rumah, tetapi ada pengembang yang berhati-hati kenaikannya itu dilampiaskan ke pengurangan profit," ungkap Wakil Presiden Direktur PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Tanto Kurniawan di dalam seminar prospek pembiayaan properti di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2013)
Menurut Tanto diperlukan kejelian pengembang dalam menjaga pasar. Ada pengembang yang mencoba mengeluarkan inovasi baru, yang tentunya tidak menekan biaya operasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi banyak pengembang yang membangun usahanya secara praktis yaitu hanya mengandalkan penjualan, tanpa ada inovasi khusus. Sehingga pengembang ini akan lebih memilih menaikkan harga karena dampak pelemahan rupiah.
"Tapi kalau pengembang yang di bawah, kreativitasnya rendah itu biasanya terkena," pungkasnya.
(mkj/hen)











































