Padahal harga Ruko Educity Shopping dibanderol sekitar Rp 4-5 miliar/unit. Bahkan mereka rela mengeluarkan uang Rp 25 juta sebagai uang muka (DP).
"Responsnya sangat luar biasa. Bahkan mereka sudah ada yang titip Rp 25 juta-an," ujar Direktur Marketing Pemasaran PT Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi di sela acara Pakuwon Group Year End Exhibition, di Atrium Plaza Tunjungan 3, Surabaya, Rabu (4/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya ada 40 unit, tapi yang kita jual hanya 20 unit. Dan yang sudah antre sudah ada 50 orang," tuturnya.
Ruko tersebut rencananya akan digunakan oleh calon pembeli sebagai tempat usaha seperti karaoke, restoran, travel hingga perkantoran. "Mereka bisa melayani ribuan penghuni apartemen," tuturnya.
Mengenai dampak melemahnya rupiah terhadap dolar AS, Sutandi mengakui ada dampaknya terhadap pembangunan property. Namun, pasar properti di kondisi saat ini justru bisa menjadi pelung konsumen. Pasalnya, investor properti akan memberikan kemudahan seperti DP 30% dapat dicicil 30 kali.
"Kondisi properti sekarang ini mirip seperti 2009 lalu juga menghadapi pemilihan umum (Pemilu). Peluang 2 sampai 3 tahun ke depan properti akan mengalami kenaikan hingga 100%, sama seperti 2009 lalu. Sejarah akan terulang dan manfaatkan momentum ini," tandasnya.
(roi/hen)











































