Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang Pendataan dan Sosialisasi Kebijakan Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat Effendi Manurung di acara Media Gathering dan Diskusi Evaluasi dan Proyeksi Program Kerja Kemenpera, di Anyer, Banten, Jumat malam (14/12/2013).
"Target perumahan formal dalam renstra (rencana strategis) kita 4.785.029 unit, perkiraan 2013 itu sebagian besar MBR," kata Effendi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, pembangunan jumlah rumah susun sederhana milik yang merupakan upaya penanggulangan kekurangan pasokan rumah saat ini masih jauh dari target. Dalam renstra, pembangunan rusunami ditargetkan terbangun 323 tower. "Yang terbangun saat ini berjumlah 102 tower atau 35.700 unit," tambahnya.
Sedangkan untuk rusunawa, hanya bisa berkontribusi 0,8% dari target pembangunan perumahan formal, karena pemerintah baru bisa membantu menyediakan 36.480 unit. Beberapa hal tersebut masih terkendala persoalan seperti lahan yang semakin mahal dan terbatas, dan faktor sosial masyarakat yang enggan tinggal di hunian vertikal.
(zlf/dnl)











































