518 KK Warga Bantaran Kali Ciliwung Bakal Dipindah ke Rusunawa Tahun Ini

518 KK Warga Bantaran Kali Ciliwung Bakal Dipindah ke Rusunawa Tahun Ini

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 21 Jan 2014 17:08 WIB
518 KK Warga Bantaran Kali Ciliwung Bakal Dipindah ke Rusunawa Tahun Ini
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun dan merampungkan rumah susun sewa (rusunawa) di wilayah Jatinegara Barat di tahun 2014 ini. Rusunawa yang terdiri dari 2 tower dengan tinggi 16 lantai ini menurut rencana bisa menampung 518 kepala keluarga (kk).

Rusunawa ini nantinya akan digunakan khusus untuk warga di sekitar bantaran Sungai Ciliwung. Sama dengan proyek KemenPU lainnya, rusunawa ini nantinya akan dihibahkan kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Di Jakarta tepatnya di Jatinegara Barat mulai dibangun 2 tower dengan total unit hunian sebanyak 518 unit. Selesai tahun ini dengan jumlah lantai 16 dan nilainya Rp 163 miliar. Nanti kita hibahkan ke Pemrov DKI Jakarta," ungkap Direktur Jenderal Cipta Marga Imam S. Ernawi saat ditemui di Kantor Kementerian PU Blok M Jakarta, Selasa (21/01/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita juga sudah ada kontrak dengan Pemrov DKI Jakarta sebetulnya tujuan kita meningkatkan kawasan kumuh menjadi tidak kumuh lagi seperti bantaran sungai. Otomatis kualitas bisa lebih baik. Jatinegara lahan tersedia dan anggaran tersedia. Targetnya tentu masyarakat Ciliwung. Rusunawa ini bisa menampung 518 kk," imbuhnya.

Siapa masyarakat yang layak untuk menempati rusunawa? Imam mengatakan itu adalah hak Pemerintah Daerah. Selain itu Pemda juga berhak menentukan tarif sewa per bulan rusunawa.

"Syarat adalah warga yang memang sekarang ini menghuni di pemukiman kumuh. Tujuan kita untuk meningkatkan kualitas. Kriterianya ada di daerah, tujuan kita memindahkan ke rumah susun. Tarifnya dari daerah. Tentunya daerah dengan DPRD yang menentukan tarif," cetusnya.

(wij/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads