Permintaan sewa kantor turun menjadi hanya 24.000 meter persegi dari periode yang sama di tahun lalu yang mencapai lebih dari 100.000 meter persegi.
"Perkantoran di CBD permintaan terus melambat. Tren di triwulan IV kelanjutan dari tren triwulan III, kecenderungan pasar melambat, dimana permintaan triwulan IV hanya 24.000 meter persegi, turun," kata Analis Jones Lang Lasalle, Anton Sitorus saat acara Properti Outlook oleh Jones Lang Lasalle di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (23/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anton menjelaskan, sepanjang tahun 2013, permintaan ruang sewa kantor di CBD hanya mencapai 300.000 meter persegi, terendah dalam 3 tahun terakhir.
"Sepanjang 2013 permintaan melambat, hanya 300.000 meter persegi, 3 tahun terendah," ujarnya.
Ia menambahkan, perlambatan yang terjadi berpengaruh terhadap harga sewa perkantoran di Jakarta. Pertumbuhan harga sewa juga terus melambat memasuki akhir 2013.
"Harga sewa rata-rata naik hanya 5% kuartal to kuartal akibat kenaikan nilai tukar dolar," tandasnya.
(drk/hen)











































