Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy mengatakan, kondisi cuaca buruk saat ini seperti banjir turut mempengaruhi pembangunan properti tak terkecuali rumah murah.
"Banjir mempengaruhi terhadap pembangunan properti. Belum memperkirakan berapa besar tapi ada dampaknya, di antaranya akan molor penyelesaian proyek," ujar Eddy saat acara Jumpa Pers Tentang Program Kerja REI di Hotel J.S Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (27/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai sekarang biaya yang timbul langsung akibat banjir belum begitu banyak. Tapi 10-15% bisa terjadi tambahan cost," kata dia.
Dia menyebutkan, pembangunan rumah murah tersebut akan disebar di seluruh Indonesia yang punya potensi tinggi. Dana pembangunan rumah tersebut didapat melalui mekanisme turn over dari proyek, artinya pembangunan rumah dibiayai oleh dana hasil penjualan rumah.
"Seluruh Indonesia kita bangun. Cari daerah yang berpotensi. Kita bangun harus ada konsumen. Dana kita setiap tahun Rp 200 triliun, turn over dari project-nya. Kita bangun kita jual," cetusnya.
(/)











































