Survei perkembang properti komersial Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa geliat mal baru di Bogor, Bekasi dan Tangerang 3 bulan terakhir hingga tahun ini cukup signifikan.
"Penambahan pasokan ruang ritel jual diperkirakan terjadi pada tahun 2014 sejalan dengan mulai beroperasinya Cimandala City Mall (Bogor), Cimandala City Trade Mall (Bogor), dan Bekasi Trade Center II," jelas survei BI terbaru dikutip Kamis (6/2/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penambahan pasokan terjadi di luar wilayah Jakarta seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang sejalan dengan pertumbuhan pusat perbelanjaan baru di 3 kota tersebut. Di Jakarta cenderung stagnan," jelas BI.
Sama seperti Jakarta, pasokan mal (sewa) baru di Bandung juga tak mengalami penambahan atau tetap hanya 713.030 meter persegi.
Sementara itu BI juga mencatat untuk pasokan mal/ritel (strata title/jual) di Jabodetabek tak mengalami penambahan pada triwulan IV-2013 stagnan yaitu tetap 1,75 juta meter persegi, di Bandung pun tetap 190.000 meter persegi dan Banten tetap 585.670 meter persegi.
Survei Perkembangan Properti Komersial Bank Indonesia (BI) merupakan analisa triwulanan properti yang dilaksanakan sejak triwulan I-1996. Sejak triwulan I-2006, jumlah responden ditambah menjadi sekitar 745 perusahaan properti di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Banten (Tangerang, Serang, dan Cilegon) dan 50 perusahaan di wilayah Bandung.
(hen/dnl)











































