Demikian disampaikan pengamat industri perhotelan seperti dikutip dari thestar.com.my, Senin (31/3/2014)
"Kami perkirakan dalam jangka pendek berdampak terhadap turis terutama dari China," jelas pengamat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan situs resmi tentang turis Malaysia, tingkat okupansi hotel rata-rata naik jadi 62,4% dari 60,6% di awal tahun. Pengamat lainnya juga mengatakan akan tetap ada arus kunjungan wisatawan dari negara lain ke Malaysia meskipun ada tragedi MH370.
"Saya tak berpikir bahwa insiden tersebut akan menghalangi orang untuk melakukan perjalanan. Orang-orang akan tetap melakukan perjalanan jika mereka menginginkannya," katanya.
Sementara itu, konsultan properti CH Williams Talhar & Wong Sdn Bhd (WTW) memperkirakan tingkat okupansi hotel di Malaysia akan tetap menguat di angka 70%.
"Untuk hotel bintang lima diperkirakan akan terus mengalami peningkatan, sedangkan untuk bintang 3 dan 4 diperkirakan akan tetap stabil moderat di tahun ini," katanya.
Williams Talhar & Wong Sdn Bhd (WTW) mencatat tarif rata-rata kamar hotel di Malaysia sempat turun 2,2% pada 2009. Kemudian pada 2013 naik menjadi RM 255 per kamar dari posisi 2009 yang hanya RM 227 per kamar.
(hen/hen)











































