Demikian laporan 21st Century Business Herald seperti dikutip China daily, Minggu (6/4/2014)
Anggaran khusus ini juga termasuk untuk subsidi program rumah berbiaya sewa murah dan renovasi hunian di kawasan-kawasan kota kecil di Tiongkok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program rumah subsidi di Tiongkok menjadi agenda utama pemerintah beberapa tahun terakhir sebagai dampak melonjaknya harga rumah di banyak kota di Tiongkok.
Berdasarkan laporan kerja pemerintah Tiongkok yang dikeluarkan awal tahun ini, pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut berjanji meningkatkan pasokan rumah yang terjangkau dan targetnya bisa mencapai 7 juta unit terbangun, termasuk untuk 4,7 juta rakyat Tiongkok yang tinggal di hunian-hunian skala kecil.
Bandingkan dengan anggaran perumahan subsidi di Indonesia. Tahun ini, jumlah anggaran untuk Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) baru sekitar Rp 4,6 triliun. Di Indonesia juga ada program sumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang tarif sewanya murah, dalam jumlah terbatas.
(hen/rrd)











































