Pengembang perumahan, Selaras Mitra Sejati, harus bersaing dengan 12 apartemen yang sudah berdiri di kawasan kota Bekasi. Menyasar kalangan menengah-bawah, pengembang ini menawarkan hunian vertikal dengan harga mulai Rp 250 juta.
"Kita jual dari tipe studio harga mulai Rp 250 juta sampai Rp 700 juta," kata Direktur Utama Selaras Mitra Sejati, Alwi Bagir Mulachela, di acara Grand Launching Apartemen Grand Cut Meutia, Bekasi, Minggu (27/4/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyasar masyarakat Bekasi, Alwi pun mengatakan apartemen ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi buruh atau karyawan yang bekerja di Jakarta atau kawasan industri.
Untuk tahap awal, tower pertama akan dibangun pada pertengahan tahun ini dan selesai akhir 2015. Pembangunan seluruh tower direncanakan selesai pada 2019.
Keunggulan apartemen Grand Cut Meutia, lanjut Alwi, adalah kemudahan akses dan fasilitas penunjang yang lengkap. "Apalagi nanti ada pembangunan MRT, monorel, dan CBD Bekasi di sini," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tata Kota Kota Bekasi, Koswara mengatakan bahwa saat ini masih tersisa 30-40% areal terbuka untuk pembangunan. Peruntukan bagi bangunan properti tinggal tersisa 8%.
"Tinggal 8%-an, makanya banyak dibangun vertikal," jelasnya.
(zul/hds)











































