"Jumlah mal di Indonesia ada 250 mal, sebanyak 76 mal ada di Jakarta," kata Ketua Dewan Pembina APPBI Stefanus Ridwan kepada detikFinance, Selasa (13/5/2014)
Sebanyak 70% lainnya tersebar di Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang. Sedangkan di Pulau Kalimantan ada di Balikpapan serta Pulau Sumatera antaralain di Palembang dan lainnya. Mal juga telah dibangun di Indonesia Timur mulai dari Makassar hingga Jayapura di Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bali belum terlalu berkembang mal. Lombok belum ada sama sekali mal. Kalau di Makassar baru ada 1 mal, Papua juga sama," katanya.
Sementara itu Peneliti dari Colliers International Indonesia, Ferry Salanto menjelaskan ada beberapa pertimbangan para pengembang berinvestasi untuk membangun mal. Salah satu pertimbangan para pengusaha adalah infrastruktur pendukung seperti jalan dan daya beli masyarakat.
"Developer ini akan melihat daerah sekelilingnya seperti apa daya beli masyarakatnya kuat atau tidak jadi market yang dilihat. Kemudian infrastruktur jalannya bagus tidak. Selama tidak ada infrastruktur pendukung dan market, pengembang tidak akan pernah membangun mal," jelasnya.
(wij/hen)











































