Saat ini, proyek Tamansari Lagoon sudah memasuki tahapan topping off (penutupan atap). Setelah tahapan struktur selesai, pembangunan Tamansari Lagoon akan memasuki tahapan finishing.
Proyek yang dibangun dengan investasi sebesar Rp 200 miliar ini merupakan hasil kerjasama antara PT Wika Realty dengan PT Filadelfia Blessing Family. ”Tamansari Lagoon kami rencanakan akan mulai diserahterimakan Januari 2015,” ujar Budi Saddewa Soediro, Direktur Utama PT Wika Realty, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima detikFinance di Jakarta, Minggu (29/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Ugik memaparkan, profil pembeli Tamansari Lagoon terdiri dari pengusaha, dokter, pegawai, kontraktor, dan hampir 50% pembeli merupakan pengusaha. ”Pembeli Tamansari Lagoon mayoritas masyarakat Manado yakni 64%. Kemudian sisanya berasal dari Jakarta, Surabaya, Samarinda, Maluku, Bitung, Kotamobagu, Kepulauan Sangihe, dan beberapa kota di sekitar wilayah Manado. Sedangkan komposisi end user sekitar 55% dan investor 45%. Cara bayar KPA yang paling banyak dipakai, sekitar 46%, kemudian Cash Bertahap sekitar 36%, sisanya Tunai Keras,” paparnya.
Untuk apartemen, Tamansari Lagoon terdiri atas 5 tipe yakni Studio, 1 Bedroom, 2 Bedroom, 3 Bedroom, dan Penthouse yang dipasarkan dengan harga mulai Rp 600 jutaan termasuk pajak. Sedangkan kondotel terdiri dari 2 tipe yakni Studio dan 1 Bedroom/tipe Suite yang dipasarkan dengan harga mulai Rp 950 jutaan termasuk pajak.
Ugik mengatakan, sejak dipasarkan hingga saat ini sudah terjadi 12 kali kenaikan harga dengan kisaran 80% total kenaikan dari harga awal saat launching. ”Prospek investasi proyek ini sangat menjanjikan. Untuk kondotel ada rental guarantee/ROI fix 16% selama 2 tahun dan ada tambahan lagi untuk semua unitnya yaitu promo pay back 100%,” katanya.
Kondotel Tamansari Lagoon akan dioperasikan oleh Best Western International, jaringan hotel terbesar di dunia yang menyediakan dukungan pemasaran, reservasi dan operasional kepada lebih dari 4.100 hotel anggota yang dimiliki dan dioperasikan secara mandiri di 100 negara dan teritori di seluruh dunia.
(zul/hds)











































