Corporate Secretary Wijaya Karya Natal Argawan Pardede mengatakan, suntikan modal tersebut sudah disetujui para pemegang saham dan akan direalisasikan pada Juli ini. Dengan tambahan modal tersebut, nilai ekuitas Wika Realty menjadi sekitar Rp 600 miliar.
"WIKA inject dana Rp 150 miliar ke Wika Realty untuk mendanai working capital dan pencarian lahan baru. Sekarang kan equity mereka Rp 460 miliar, bisa jadi Rp 600 miliar," kata Natal saat acara buka puasa bersama di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (18/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lahan baru untuk high rise seperti apartemen, kondotel. Kita lagi cari di Jakarta, Surabaya, dan kota-kota besar," kata dia.
Selain untuk membiayai pembelian lahan, suntikan modal juga akan digunakan untuk mengembangkan proyek-proyek yang sudah berjalan. Saat ini, sudah ada sedikitnya 20 proyek yang sedang dikerjakan.
"Pengembangan properti lebih ke high rise. Cari lahan-lahan di perkotaan, sekarang yang sudah mau eksekusi di Bekasi, Kalimantan, Samarinda, Bandung. Sekitar ada 18-20 proyek on going, ini mereka butuh modal kerja lagi. Harus punya modal cukup besar," paparnya.
Natal menambahkan, melalui pengembangan proyek-proyek ini diharapkan bisa menaikkan angka penjualan. Hingga akhir tahun, pihaknya menargetkan bisa membidik angka penjualan hingga Rp 1,5 triliun.
"Kita lebih menyiapkan skala realty, harus punya aset yang besar. Nett asset Wika Realty saat ini Rp 1,5 triliun, aset yang dipegang nggak banyak, yang banyak strata title. Jadi kita cari pendapatan recurring income, dengan sales Rp 1,2 triliun tahun kemarin, tahun ini sekitar Rp 1,5 triliun," jelasnya.
(drk/hds)











































