Rusunawa di Rawa Bebek Milik Kemenpera Mangkrak Hampir 2 Tahun

Rusunawa di Rawa Bebek Milik Kemenpera Mangkrak Hampir 2 Tahun

- detikFinance
Rabu, 10 Sep 2014 15:04 WIB
Rusunawa di Rawa Bebek Milik Kemenpera Mangkrak Hampir 2 Tahun
Jakarta - Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, yang rencananya diperuntukan bagi pekerja di kawasan Cakung mangkrak. Rusunawa ini dibangun oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Saat ini, tidak ada aktivitas apapun di areal bangunan yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bersama Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa pada Februari 2013 lalu.

"Tanya itu (kepada Kemenpera) mengapa bisa begitu," kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Yonathan Pasodung saat di lokasi, Rabu (10/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut data Pemprov DKI Jakarta, pembangunan rusunawa ini merupakan hasil kerjasama Kemenpera serta Pemprov DKI Jakarta yang akan membangun 14 unit menara (tower) Rusunawa di Rawa Bebek.

Tahap pertama, Kemenpera akan membangun 6 unit menara terlebih dahulu yang direncanakan akan rampung pada Desember 2013. Sementara sisa menara lainnya akan dikerjakan pada 2014.

Anggarannya Rp 98 miliar untuk enam tower pertama. Satu tower seharga Rp 16,3 miliar itu mampu menampung 616 buruh lajang. Artinya, ada 3.600 buruh yang dapat tinggal di rusun tersebut. Jumlah pekerja yang diserap untuk tinggal di rusun khusus lajang ini lebih banyak dibanding rusun model keluarga.

Satu unit kamarnya akan dihuni empat orang buruh lajang. Artinya, dengah harga sewa per kepala Rp 50.000, satu unit kamar di Rusunawa Rawa Bebek menjadi Rp 200.000 per bulan. Namun, jumlah itu belum termasuk biaya fasilitas umum lainnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh masyarakat yang berada di sekitar proyek. Masyarakat mengungkapkan tidak ada kegiatan lanjutan pembangunan rusunawa pekerja itu.

"Tidak ada kegiatan apa-apa," kata Muslihun warga Kelurahan Pulo Gebang.

Dari pantauan detikFinance, di areal hanya terlihat kerangka bangunan lengkap dengan 2 kendaraan pemancang beton. Di sekitar bangunan sudah banyak rumput-rumput tinggi yang mulai tumbuh di sekitar proyek.

Kemudian tidak seorang pun pekerja atau peralatan proyek terlihat di lokasi itu. Padahal saat peresmian, Menpera Djan Faridz menjanjikan Rusunawa Rawa Bebek paling telat dirampungkan pada Desember 2013.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads