Gempa Yogya dan Pekerja Bangunan, Berkah Pasca Bencana

Gempa Yogya dan Pekerja Bangunan, Berkah Pasca Bencana

- detikFinance
Jumat, 19 Sep 2014 15:22 WIB
Gempa Yogya dan Pekerja Bangunan, Berkah Pasca Bencana
Jakarta - Bencana gempa bumi berkekuatan 5,9 SR di DI Yogyakarta menjadi pelajaran sangat berharga bagi Dinas Pekerjaan Umum di provinsi itu. Karena kejadian itu buruh bangunan dan ahli konstruksi di Yogyakarta bisa melihat apa kelemahan struktur bangunan di sana.

"Dari roboh-roboh itu, kita tahu kekurangan kita," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman Energi dan Sumber Daya Mineral, Rani Sjamsinarsi saat ditemui di acara Rapat Koordinasi Pembinaan Jasa Konstruksi di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Jumat (19/9/2014).

Rani yakin, setiap bencana pasti ada hikmah yang didapat. Untuk kasus banyaknya bangunan yang roboh dan rata dengan tanah ini terjadi karena struktur konstruksi yang belum optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tukang-tukang (bangunan) kita sekarang jauh lebih paham. Yang roboh itu kita teliti ulang," tuturnya.

Menurutnya, memang bencana tak bisa dihindari. Tapi setidaknya, ada upaya mitigasi dari struktur bangunan agar dibangun lebih kokoh, meski tidak semua bisa 100% tahan gempa.

"Kalau konstruksinya benar, setidaknya sampai 9 skala richter itu sempat menyelamatkan diri. Tidak langsung roboh. Kemarin 5,9 skala richter tahun 2006 itu banyak juga yang nggak runtuh," kata dia.

Dinas PU daerah mengambil hikmah dari kejadian yang menewaskan lebih dari 6.000 jiwa itu. Sekarang, mereka melatih dan selalu berkonsultasi dengan para buruh bangunan juga ahli konstruksi di daerah untuk membuat bangunan yang lebih baik, kokoh, dengan struktur yang benar.

"Dalam lomba kita dapat 3 juara yang diadakan PU. Tiga kategori, surveyor, mandor dan instalasi listrik. Kalau tukang kita juara umum," tuturnya.

(zul/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads